Mengenal Munggahan, Tradisi Suku Sunda Menjelang Bulan Ramadan

Bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya suku Sunda, datangnya bulan suci Ramadan akan dirayakan dengan tradisi turun-menurun yang disebut munggahan. Tradisi ini merupakan cerminan dari kebersamaan dan kegembiraan sebelum memasuki bulan suci yang penuh berkah.
Secara etimologi, kata Munggahan berasal dari bahasa Sunda, yaitu, unggah yang memiliki arti “naik”. Secara filosofis, istilah ini sebagai harapan agar umat muslim bisa “naik” ke derajat yang lebih tinggi secara spiritual maupun perilaku saat memasuki bulan suci Ramadan. Tradisi munggahan ini menjadi simbol transisi menuju bulan yang dianggap mulia dalam kalender Islam.
Tradisi munggahan biasanya dilakukan pada akhir bulan Sya’ban, tepatnya satu atau dua hari sebelum puasa. Kegiatan yang biasanya dilakukan saat munggahan ini adalah berkumpul dengan keluarga, makan bersama, hingga ziarah kubur.
Meski zaman telah banyak berubah, tradisi munggahan masih menjadi agenda tahunan yang rutin dilakukan oleh masyarakat, khususnya suku Sunda. Dengan adanya tradisi munggahan ini, seseorang diharapkan bisa memiliki kesiapan mental dan spiritual yang matang sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
Bagi kamu yang ingin menikmati tradisi munggahan di kampung halaman, layanan dari Primajasa bisa antar kamu sampai kota tujuan! Berbagai pilihan mulai dari layanan shuttle hingga bus, bisa kamu dapatkan dengan harga yang ekonomis!
Layanan Shuttle Primajasa
Untuk kamu yang ingin pulang kampung ke Bandung, tapi ingin perjalanan yang lebih exclusive, layanan shuttle dari Primajasa ini cocok banget buat kamu! Beberapa rute dari layanan Shuttle yang bisa kamu nikmati diantaranya:
- Blok M – Bandung
- Blora Menteng – Bandung
- Cirebon – Bandung
- Bandara Soekarno Hatta – Bandung
Untuk selengkapnya, hubungi nomor di bawah ini!
Layanan Shuttle Primajasa (+62 813-9767-9000)











